Kebutuhan Pokok Manusia

Saya teringat pelajaran ekonomi waktu SMP dulu. Ya, pelajaran ekonomi pertama saya dapatkan pertama kali saat saya SMP. Disebutkan bahwa kebutuhan pokok manusia itu ada tiga: pangan (makanan), sandang (pakaian), dan papan (tempat tinggal). Setelah sekian lama, akhirnya saya menemukan bahwa ada satu kebutuhan lagi yang ternyata belum disadari oleh pembuat teori itu. Apakah itu? Informasi. Wah, mentang-mentang di informatika nih. Bukan begitu, tapi memang saya menyadarinya saat saya sudah menekuni rekayasa informatika.

Lalu dimanakah letak dari kebutuhan informasi ini? Letaknya di atas ketiga kebutuhan lainnya. Artinya kebutuhan ini harus dipenuhi terlebih dahulu untuk dapat memenuhi kebutuhan selanjutnya. Ambil contoh, si anu mau makan. Pertama dia harus tahu kalau dia butuh makan. Si anu juga harus tahu ada dimana makanannya, bagaimana mendapatkannya, dll. Contoh yang lain? Anda pasti bisa menemukannya sendiri.

Perlu diingat juga bahwa kualitas pemenuhan kebutuhan yang lain juga bergantung pada kualitas informasi yang didapatkannya. Misalkan saja orang yang sekolah (dengan benar) pasti (paling tidak berusaha) mendapatkan makanan yang lebih bergizi dari pada orang yang tidak berpendidikan (tentang masalah ini tentunya) yang makan asal mengisi perut.

Ah, mungkin di antara Anda ada yang berpendapat: Itukan karena sekarang memang era revolusi informasi. Pendapat saya adalah bahwa kebutuhan ini sudah merupakan kebutuhan pokok dari dulu. Contohnya adalah contoh makan yang saya sampaikan sebelumnya. Makan adalah contoh primitif yang dari dahulu ada.

Saya mengatakan bahwa informasi itu sangatlah penting. Dengan premis ini saya mengatakan bahwa pendidikan itu masalah penting! Dan perlu diingat bahwa pendidikan bukanlah sekolah, tetapi sekolah merupakan secuil kecil (Sudah secuil, kecil pula :lol: ) dari pendidikan.

This entry was posted in Gagasan and tagged , . Bookmark the permalink.

7 Responses to Kebutuhan Pokok Manusia

  1. canggih says:

    “si anu mau makan. Pertama dia harus tahu kalau dia butuh makan.”

    lha klo begitu, kan proses pencarian informasi bisa juga menjadi semacam background process dalam otak kita, gak perlu dipikir, kerjanya di alam bawah sadar.

  2. zaniar says:

    @canggih
    Tentu saja. Otak kan tempat penyimpanan informasi. Informasi yang ada di dalam otak itu kan informasi yang sebelumnya pernah ia dapat.
    Mungkin ada yang menyebutnya insting. Hmm… bagaimana kalau insting itu disebut informasi yang sudah “onboard”.
    Contoh yang Anda kutip itu contoh dari informasi tentang diri sendiri.

  3. firman says:

    dalam teori kepribadian maslow dijelaskan tentang perkembangan kepribadian manusia berdasar kebutuhan yang bertingkat-tingkat …

    btw, Win, desain blog mu bagus, simpel, fontnya tampak menyatu dengan suasan themenya …

    salam kenal
    [halah!!]

  4. Gugus says:

    Setuju “… pendidikan bukanlah sekolah …” tetapi belajar.

    Mungkin kebutuhan informasi sekarang semakin terlihat sisi “kebutuhannya” di era modern sekarang ini.

    Dan sebetulnya ada kebutuhan pokok juga yang dari dulu manusia juga membutuhkan. Namun sepertinya akan poluler baru di era post-modern, yaitu kebutuhan akan “tujuan hidup” – “Purpose of Life”, inilah yang melandasi perkembangan manusia hingga jaman ini.

  5. Darwinho says:

    Yups…
    Informasi skrg emg udah jd kebutuhan juga. Btw, ini masuk golongan primer ato sekunder yo?

  6. feto says:

    nice posting and nice blog…^_^

    terima kasih infonya, silakan mampir yaa ke sini dan jika mau artikel menarik lainnya silakan berkunjung ke sini yaaa…

  7. hari says:

    saya pernah diberi tau ama dosen atau disalah satu mata kuliah saya kalau yang namanya insting tuh punyanya hewan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>